Dua Begal di Jabon Tewas Dimassa, Rampok Motor, Bacok Warga Kedungpandan Pilihan

Senin, 30 Januari 2017 23:33 Ditulis oleh  Diterbitkan di Sidoarjo
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Motor yang dibakar massa dan Jenazah Herman di sungai. Motor yang dibakar massa dan Jenazah Herman di sungai.

Sidoarjo, Memorandum - Dua dari empat begal motor di Dusun Limbe, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Minggu (29/1) sekitar pukul 04.30, tewas dimassa. Dialah Herman (26), asal Dusun Sembong Selatan, RT 09/RW 02, Desa Kedung Banteng, Kecamatan Rembang, Pasuruan, dan temannya yang identitasnya belum diketahui (Mr X). Dua pelaku lainnya berhasil kabur.

Korban bernama Poniran (48), warga RT 10/RW 02, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, menderita luka bacok di tangan kanan. Poniran dilarikan ke RSUD Bangil, Pasuruan.

Peristiwa yang menggegerkan warga itu terjadi sekitar pukul 04.30. Awalnya Poniran mengendarai Honda Vario warna putih W 5423 QT melaju dari arah barat Desa Kedungrejo. Ia baru mengantarkan anaknya, Niswatin (20), berangkat kerja di kawasan industri Wonokoyo, Beji, Pasuruan. Ketika pulang, Poniran melintasi persawahan Dusun Limbe, Desa Kedungpandan, Jabon.

Poniran dikuntit empat pelaku spesialis perampasan motor yang berboncengan dua motor. Tepat di depan Dam Limbe, seorang pelaku menghentikan laju motor korban.

Ternyata Poniran melawan dan pelaku membacokkan celurit ke kepala dan tangan kanan Poniran hingga nyaris putus. Seketika Poniran terjatuh dan berteriak meminta tolong.

Warga sekitar langsung berhamburan menghadang pelaku. Nahas, Herman dan Mr X yang berboncengan terjungkal ke aspal jalan.Tanpa basa-basi, warga spontan menghajar mereka. Tidak hanya itu,warga yang geram melihat aksi kedua pelaku membakar motor mereka.

Menurut Adi (40), warga setempat, saat kejadian, ia duduk-duduk di depan rumah. Ketika mendegar teriakan minta tolong, tetangganya berhamburan keluar rumah dan menghadang pelaku.

Ternyata dua dari empat pelaku dapat ditangkap dan diamankan di rumah warga. Sebagian warga mengejar pelaku lain ke arah Desa Kedungpandan. Namun, kedua pelaku yang membawa celurit dan mengendarai Suzuki Satria itu berhasil kabur.

Herman dan Mr X yang tertangkap sempat ditanyai warga. Karena jawaban mereka tak memuaskan, massa menjadikan mereka bulan-bulanan. Massa kian beringas. Motor pelaku pun dibakar. “Warga marah melihat korban menderita luka bacok yang parah. Korban dilarikan warga ke RSUD Bangil, Pasuruan,” cerita Adi.

Kapolsek Jabon AKP Subadri mengatakan, kedua tersangka sempat diamankan warga. Namun, massa yang berada di lokasi begitu banyak. Akhirnya kedua pelaku dimassa dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Kedua jenazah dievakuasi polisi dibantu warga, lalu dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk divisum. Korban yang menderita luka bacok tangan kanannya dilarikan ke RSUD Bangil, Pasuruan. “Karena lukanya serius, korban dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya,” ujarnya. (dar/ded/san)