Pengedar Sabu Pakis Transaksi di Depan Masjid Pilihan

Selasa, 31 Januari 2017 23:57 Ditulis oleh  Diterbitkan di Kriminal
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Pengedar Sabu Pakis Transaksi di Depan Masjid ilustrasi: istimewa

Surabaya, Memorandum - Pengedar sabu yang satu ini keterlaluan. Jelas bahwa masjid sebagai tempat yang suci bagi umat Islam, bukannya untuk beribadah malah dipakai untuk bertransaksi narkoba. Adalah Agus Setya (33), warga Jalan Pakis Tirtosari.

Dari tangan Agus yang tertangkap di depan masjid Jalan Pakis Tirtosari, Unit I Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan barang bukti tujuh poket sabu seberat 2,24 gram. Sabu yang dikemas dalam plastik kecil itu dimasukkan kaleng bekas rokok.

“Saat kita tangkap, tersangka sedang menunggu pembeli,” jelas Wakasat Resnarkoba Kompol Anton Prasetyo, Senin (30/1).

Dikatakan mantan Kapolsek Asemrowo ini, pihaknya saat ini masih memburu bandar yang biasa memasok narkoba ke tersangaka. “Kami masih dalami,” ujar Anton lagi.

Informasinya, bukan sekali ini saja Agus melayani pembeli narkoba. Untuk menghindari polisi, biasanya Agus menggunakan sistem ranjau dan uang biasanya ditransfer. Jadi antara pembeli dan Agus selama ini tidak pernah ketemuan.

Mungkin kemarin hari apes bagi Agus. Polisi yang melakukan undercover buy (penyamaran) tiba-tiba dilayani. Polisi pun tak menyiakan kesempatan emas itu. Agus sendiri tak mengira pelanggan barunya adalah polisi, dan ia meminta ketemuan di depan masjid Jalan Pakis Tirtosari. Setelah diberitahu ciri-cirinya, mereka janji ketemuan pukul 22.00.  
 
Polisi langsung bergerak ke lokasi yang dimaksud. Begitu melihat pria dengan ciri-ciri yang disebutkan, langsung dibekuk. Agus awalnya sempat berontak, tapi setelah dijelaskan polisi, ia akhirnya menurut saat digelandang ke mapolrestabes. (fer)