Nasional

Polisi Bongkar Sindikat Gorilla di Perumahan TNI AD

Rabu, 01 Februari 2017 00:02 Ditulis oleh

Jakarta, Memorandum - Polisi membongkar sindikat narkoba kelas kakap spesialis tembakau Gorilla, Happy Five, dan sabu. Pengungkapan ini bermula ketika polisi menggerebek markas sindikat narkoba di kompleks TNI AD, Cipinang, Jakarta Timur. Total 10 orang ditangkap dalam kasus ini.

Asmara Patrialis dan Caddy Golf sebelum Diciduk KPK

Senin, 30 Januari 2017 23:20 Ditulis oleh

Jakarta, Memorandum - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar ditangkap bersama 11 orang lain di Grand Indonesia, Rabu (23/1). Tapi ada satu orang yang menjadi perhatian publik. Selain cantik dan muda, wanita ini bukan istrinya, karena memang lebih pantas jadi anaknya.

Mantan Ketua MK: Patrialis Akbar Pengkhianat

Minggu, 29 Januari 2017 17:35 Ditulis oleh

Jakarta, Memorandum - Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki menilai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar telah berkhianat. Suparman bahkan menyebut paktik suap Patrialis merupakan bentuk pengkhianatan tinggi.

KPK Tangkap Tangan Hakim MK

Jumat, 27 Januari 2017 14:28 Ditulis oleh

Jakarta, Memorandum - KPK menangkap hakim konstitusi Patrialis Akbar terkait dugaan suap gugatan UU Peternakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam kasus suap ini KPK telah menetapkan 4 orang menjadi tersangka.


Menkumham: Ada "Sesuatu" dalam Kasus Antasari Azhar

Kamis, 26 Januari 2017 23:54 Ditulis oleh

Jakarta, Memorandum - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly mengaku turut merekomendasikan pemberian grasi terhadap terpidana kasus pembunuhan yang juga mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Antasari Azhar.

Jakarta, Memorandum - Kabar dari Darfur, Sudan, itu membuat geger. Pasukan Perdamaian asal Indonesia dituding hendak menyelundupkan senjata saat pulang ke Indonesia.

Pemerintahan Jokowi, Cuma Ciptakan Pengusaha Kroni

Selasa, 24 Januari 2017 23:46 Ditulis oleh

Jakarta, Memorandum - Pengamat ekonomi politik Faisal Basri menyebut, di bawah pemerintahan Joko Widodo ternyata melahirkan banyak pengusaha yang besar hanya berdasarkan kedekatan kroni atau kekerabatan. Kondisi ini bagaikan era rezim Orde Baru.

Kemplang Pajak, Lima Konglomerat Kabur

Senin, 23 Januari 2017 23:16 Ditulis oleh

Jakarta, Memorandum - Pengamat pajak Yustinus Prastowo menyebut, lima konglomerat Indonesia yang masuk menjadi orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes dan tak punya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) ternyata sudah berpindah warga negara. Upaya ini, dilakukan untuk kabur dari tanggungjawab membayar pajak pada pemerintahan Republik Indonesia.

Jakarta, Memorandum - Politikus Partai Gerindra Sodik Mudjahid menkhawatir, penangkapan delapan tokoh pergerakan oleh kepolisian membawa bangsa ini kembali ke zaman komando pemulihan keamanan dan ketertiban era orde baru, dibawah kepempimpinan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Jakarta, Memorandum - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengingatkan pemerintah agar wacana pengelolaan pulau terluar di Indonesia ke asing tidak membahayakan kedaulatan negara apapun alasannya.