Barito Ngotot Pertahankan Hansamu

Jumat, 23 Desember 2016 01:20 Ditulis oleh  Diterbitkan di Olahraga
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Hansamu Yama Pranata Hansamu Yama Pranata

ASA Bhayangkara FC mendapatkan Hansamu Yama untuk memperkuat skuat mereka musim depan dipastikan tak bakal mulus. Pasalnya, Barito Putera bakal habis-habisan mempertahankan pemain belakangnya yang bersinar pada Piala AFF 2016 ini.

"Hansamu is not for sale (tidak dijual). Kontrak profesional kita masih berlaku sampai akhir 2017 mendatang. Kontrak kami ada sebelum tim Bhayangkara ada," ujar Asisten Manajer Barito Putera, Syarifuddin Ardasa.

Syarifuddin balik mempertanyakan di mana Bhayangkara FC pada saat Barito meminang pemain asal Mojokerto tersebut dua tahun lalu. Menurutnya, waktu itu, Barito Putera membawa Hansamu kala masih ditangani pelatih Indra Sjafri di Timnas U-19. "Kami pun pamit dan meminta izin beliau waktu itu, baru kemudian meminta izin dan restu orang tuanya di Mojokerto," tuturnya.

Sebelumnya, manajemen Bhayangkara FC berencana untuk merekrut seluruh pemain yang berstatus polisi aktif, maupun yang masih menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara. Di antara para pemain itu, terselip nama Hansamu Yama Pranata.

Bukan sekali ini Bhayangkara FC sukses 'membajak' pemain dari klub lain. Pertengahan musim lalu, mereka sukses memboyong Antoni Putro Nugroho dari Arema Cronus. Sementara itu, manajemen Barito Putera sendiri mengaku menunggu langkah dari Bhayangkara FC. Namun, Syarifuddin kembali menegaskan tak bakal melepas Hansamu. "Kita tunggu aja apa maunya mereka. Kalau mau ambil tinggal jadi semua orang juga bisa," tandasnya. 

Selain nama Hansamu Yama, dua pemain Bali United, Made Wirahadi dan Alsan Sanda juga akan merapat ke Bhayangkara FC.  Manajemen Bhayangkara FC memastikan bahwa para pemain yang saat ini menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, maupun yang sudah menjadi polisi aktif, mereka wajib dan harus membela Bhayangkara FC. "Siswa itu termasuk Hansamu dan kawan-kawan. Semuanya dikumpulkan diberikan arahan. Mereka wajib untuk mendukung dan bermain di Bhayangkara sendiri," ungkap AKBP Sumardji, asisten manajer Bhayangkara FC..

Rencananya, lanjut Sumardji, semua pemain yang masih berstatus siswa maupun polisi aktif, akan berkumpul untuk diberi arahan di SPN Mojokerto. "Semuanya datang, baik yang siswa maupun polisi aktif. Termasuk yang dari Bali, Made Wirahadi dan Alsan Sanda," imbuhnya. (*/sr)