Biang Onar Karang Asem Babak Belur Pilihan

Minggu, 29 Januari 2017 17:42 Ditulis oleh  Diterbitkan di Peristiwa
Alfar Alghofiri diapit petugas. Alfar Alghofiri diapit petugas.

Surabaya, Memorandum - Gara-gara suka mengamuk dan dan bikin onar di kampung, Alfar Alghofiri (25), warga Jalan Karang Asem, babak belur dimassa. Beruntung polisi cepat mengamankan Alfar berikut parang yang selalu ditenteng ketika mabuk. Akibat ulahnya, Alfar dijerat dengan UU Darurat No. 12 Pasal 2 ayat (1).

“Warga resah dengan ulah tersangka karena sering mengamuk sambil membawa senjata tajam,” jelas Kapolsek Tambaksari Kompol David Triyo Prasojo, Sabtu (28/1).

Informasinya, selama ini kebiasaan Alfar dan teman-temannya yang menggelar pesta miras di kawasan Jagiran, cukup meresahkan warga. Tak hanya sekedar minum, jika selesai mereka sering mengamuk sambil membawa sajam masuk ke kampong orang lain.

Dari sini, akhirnya warga berencana untuk membubarkan pesta miras. Karena kebiasaan itu sering dilihat anak-anak, dan ketakutan para orangtua, prilaku itu bisa mempengaruhi anaknya.

Seperti waktu itu, begitu mengetahui prilaku kebiasaan Alfar yang mengamuk langsung diladeni warga. Tak hanya sekedar diamankan, warga yang jengkel dengan ulah Alfar lalu menghajarnya hingga babak belur.

Kabar itu terdengar reskrim Polsek Tambaksari, dan langsung mengamankanya ke mapolsek. Saat dibawa ke polsek, polisi belum bisa meminta keterangan karena Alfar dalam kondisi masih mabuk. (fer)